Kamis, 31 Desember 2015

Rapi dan bersih, itu gaya hidupku, SMART Woman!

Mengapa saya mempertanyakan ini? Penting banget yaa ....

Ya jelas, bagi saya ini sangat penting. Sebagai seorang wanita, apalagi yang bercita –cita menjadi smart woman. Tentu kerapiaan menjadi suatu karakter dalam dirinya. Rapi itu bagian dari kebersihan dan kenyamanan. Bagaimana pikiran kita akan bisa nyaman di kamar, kalau kamarnya saja berantakan.

Hei, will be smart woman, wanita itu identik dengan kerapiaan. Itu sudah menjadi bagian yang menyatu dalam dirinya.

Apa sih untungnya kamu rapi? Banyak tau. Bagi saya kenyamanan yang utama.

Kalau sudah nyaman, pikiran itu akan kebawa nyaman juga. Melakukan aktivitas di kamar akan senang dan tenang. Kita harus tahu dulu fungsi kamar bagi diri kita. Bagi mahasiswa, kamar itu banyak fungsinya. Semua hal bisa dilakukan di kamar, mulai dari tidur, belajar, masak, tempat nonton, tempat makan, tempat menerima tamu,  tempat disimpan baju kotor, baju bersih, dan lain-lain. Komplit pokoknya. Nah, karena komplitnya itu tak jarang, mengundang ketidakrapiaan dalam kamar. Cenderung kotor dan berantakan. Kalau kata ibu saya, seperti kapal pecah.

Kamar itu adalah tempat istirahat

Benar gak sih? Kamar sebagai tempat istirahat. Ya benr banget. Setelah lelah seharian beraktivitas di luar rumah. Apapun itu, kuliah, sekolah, kerja, atau bermain. Pasti kamar menjadi tempat istirahat utama. Benarkan? Nah, bagaimana bisa kamar menjadi tempat istirahat kalau kamar itu sendiri berantakan dan kotor? Istirahat itu membutuhkan kenyamanan dan ketenangan. Dan juga kalau kamar kotor itu mudah mengundang kuman penyakit. Kalau kita nyaman istirahat di tempat yang berantakan, itu artinya ada masalah dalam diri kita. Yuk segera di cek, apakah maslaah itu?

Kamar itu tempat ibadah

Maksud saya disini, kamar sebagai tempat ibadah bukan menggantikan masjid sebagai rumah ibadah ya.  Misalnya, kalau kita mau melakukan praktik ibadah, seperti sholat. Kita harus suci dan bersih. Saya titik beratkan di bersih. Karena kalau suci diri, bisa dilakukan dengan berwudhu’. Dan suci ini arti sederhana tidak ada najis. Insya Allah di kamar kita gak bernajis. Nah, bagaimana dengan kebersihan? Memang tidak menjadi syarat sah sholat, tapi bukankah untuk sholat itu membutuhkan kekhusyu’an dan ketenangan, dan kenyamanan. Jika kamar kita bersih, wangi, dan rapi, kita akan betah beribadah di dalamnya.

Kamar itu tempat belajar

Coba saja kita lihat, orang-orang cenderung ingin belajar di tempat yang rapi atau yang kotor dan berantakan? Pasti milihnya bersih dan rapi.

Nah, tidak rapi itu sama dengan meletakkan sesuatu tidak pada posisinya.

Contoh: buku-buku berada dimana-mana, disetiap penjuru kamar ada buku bukan karena banyaknya. Tapi karena setelah baca tidak disusun ditempatnya kembali.
Atau, setelah sholat, mukenah dibiarkan dilantai dengan alasan waktu sholat magrib ke isya sebentar. Sehingga dibiarkan begitu saja, tidak dilipat melainkan di gulung. Aduh, rapi gak? Saya rasa NO. Alangkah lebih baiknya, kita lipat kemudian digantung. Itu akan rapi dan lebih indah di lihat.


“Yuk latihan dari sekarang, untuk merapikan kamar. Agar nanti si dia bahagia mempunyai istri se rapi kamu. Uhuk uhuk J Kalau istri bisa membahagiakan suami, kan syurga untuk nya. Pasti mau kan?

Yuk dimulai saat ini. Agar nanti anak-anak kita dengan mudah bergerak jika diminta merapikan kamar, karena dia selalu melihat ibunya merapikan kamar. Yuk dimulai dari sekarang, belum terlambat kok. Karakter itu bisa diubah dengan keinginan yang kuat dan lingkungan yang mendukung.”